23 February 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeBeritaTragedi Kekerasan Seksual Pinkan Mambo dan Anaknya Berjuang untuk Pemulihan dan Keadilan

Tragedi Kekerasan Seksual Pinkan Mambo dan Anaknya Berjuang untuk Pemulihan dan Keadilan

Menceritakan Pengalaman Pedih, Keluarga Pinkan Mambo Dukung Anak yang Korban Pelecehan dan Pemerkosaan

(Kalbar Sepekan) Jakarta, 31 Juli 2023 – Kasus tindak kekerasan seksual yang dialami oleh anak Pinkan Mambo, MA, mengguncang hati publik. Dalam pengakuan berani di kanal YouTube Nadia Alaydrus, MA mengungkapkan pengalaman mengerikan yang telah menimpanya sejak usia 12 tahun. Ayah tirinya, Steve Wantania, merupakan pelaku dari tindak pelecehan seksual dan pemerkosaan tersebut.

Menghadapi kenyataan pahit ini, Pinkan Mambo, ibu dari MA, memberikan dukungan penuh kepada anaknya. Dalam sebuah wawancara, Pinkan Mambo menegaskan bahwa sebagai seorang ibu, dia tidak akan menutup-nutupi kisah tragis dalam keluarganya. Meskipun terguncang oleh pengakuan MA, Pinkan Mambo mengutuk perbuatan suaminya dan tidak akan membela dirinya.

“Saya merasa terganggu dengan pengakuan MA, karena saya tidak mengetahui kejadiannya, tapi sebagai ibu, saya pasti akan membela anak,” ungkap Pinkan Mambo.

Baca Juga : 21 Unit Tosa Diserahkan Untuk Mendukung Program Pengelolaan Sampah di Singkawang

Dalam upaya mencari keadilan, Pinkan Mambo telah mendukung anaknya sejak kasus pelecehan seksual dan pemerkosaan ini disidangkan. Steve Wantania telah mendekam di penjara selama tiga tahun karena perbuatannya. Meskipun proses pengadilan berlangsung, tantangan pemulihan psikis MA masih berlangsung.

MA sendiri mengakui bahwa kejadian tragis tersebut telah berlangsung selama kurang lebih tiga tahun. Kini, usianya telah mencapai 17 tahun dan dia berjuang untuk pemulihan kondisi psikisnya. Kejadian pertama kali terjadi saat MA baru berusia 12 tahun, dan saat ini dia berharap agar kejadian mengerikan tersebut tidak akan terulang di kemudian hari.

“Aku cuma bisa memberi tahu bahwa aku menjadi korban pemerkosaan dan sekarang aku sedang dalam proses pemulihan,” ungkap MA.

Proses pemulihan psikisnya, yang telah melibatkan beberapa kunjungan ke psikolog, masih berlanjut. MA mengaku bahwa trauma masih membayangi dirinya, dan proses kesembuhan tidaklah mudah.

Kasus ini mencatatkan bahwa kejadian kelam yang dialami oleh MA berlangsung dari tahun 2018 hingga 2021. Pengakuan MA, yang berani terungkap di kanal YouTube Nadia Alaydrus, menyedot perhatian publik akan isu serius kekerasan seksual yang sering terjadi di belakang dinding-dinding rumah.

Kasus ini juga menekankan pentingnya pendekatan pencegahan dan pendampingan korban kekerasan seksual. Dalam upaya mendukung MA, Pinkan Mambo dan keluarga berkomitmen untuk memastikan bahwa dia mendapatkan dukungan dan perlindungan yang dibutuhkannya selama proses pemulihan.

Tragedi ini juga menjadi panggilan bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan masalah kekerasan seksual dan mengajak untuk bersama-sama berjuang menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan, terutama untuk generasi muda. Penting bagi masyarakat untuk mendukung kampanye perlindungan anak dan pendampingan bagi korban kekerasan seksual, serta mengedukasi tentang tindakan pencegahan dan pemberdayaan yang dapat membantu para korban untuk pulih dari trauma yang mereka alami.

Dalam situasi yang sering kali menimbulkan rasa ketidakadilan, penting bagi masyarakat untuk bersatu dan menyuarakan dukungan bagi korban kekerasan seksual, sehingga setiap orang yang mengalami nasib serupa dapat merasa didengar yang mengalami tragedi kekerasan seksual, dihargai, dan mendapatkan keadilan yang pantas.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Iklan Kami -spot_img

Most Popular