22 April 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeDaerahToleransi Sebagai Fondasi Kuat Singkawang: Kunjungan FKUB DKI Jakarta ke Pemerintah Kota...

Toleransi Sebagai Fondasi Kuat Singkawang: Kunjungan FKUB DKI Jakarta ke Pemerintah Kota Singkawang

SINGKAWANG, KS, 29 Agustus 2023 – Penjabat Wali Kota Singkawang, Drs. H. Sumastro, M.Si, menerima dengan hangat kunjungan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi DKI Jakarta. Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Singkawang pada Selasa (29/08/2023), mereka menggali potensi toleransi sebagai fondasi kuat kehidupan di Singkawang dan Indonesia.

Kota Singkawang, yang terletak di Kalimantan Barat, memiliki sejarah panjang yang penuh warna dalam memelihara toleransi antar-etnis dan antar-agama. Hal ini menjadikan Singkawang sebagai salah satu Kota Tertoleran di Indonesia, penghargaan yang telah diterima sebanyak tiga kali. Untuk menjaga dan memperkuat fondasi toleransi ini, Pj. Wali Kota Singkawang, Drs. H. Sumastro, M.Si, menyambut kunjungan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi DKI Jakarta.

Kunjungan ini adalah bagian dari Capacity Building FKUB Provinsi DKI Jakarta ke Pemerintah Kota Singkawang. Turut hadir dalam pertemuan ini adalah perwakilan dari Badan Kesbangpol DKI Jakarta, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) DKI Jakarta, serta berbagai unsur FKUB, baik tingkat provinsi maupun tingkat kota Singkawang.

Dalam sambutannya, Sumastro menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang memiliki makna mendalam ini. Dia menjelaskan bahwa Kota Singkawang memiliki sejarah yang unik, dengan berbagai peristiwa sosial dan tragedi kemanusiaan di masa lalu. Namun, hal ini menjadi pembelajaran berharga bagi warga Singkawang untuk membangun kota yang berlandaskan toleransi dan kerukunan.

“Kondisi toleransi itulah yang dihasilkan dari perjalanan sejarah yang kelam menjadi kondisi seperti ini, kemudian kita adaptasikan ke depan dengan lebih cerdas dan moderasi,” ungkap Sumastro.

Sumastro menekankan pentingnya menjaga ketahanan sosial di Singkawang, di mana berbagai etnis dan agama hidup berdampingan dengan harmonis. Melalui kerja sama aktif antara FKUB, 17 Paguyuban Etnis, dan 3 Organisasi etnis terbesar, seperti Majelis Adat Budaya Melayu, Dewan Adat Dayak, dan Majelis Adat Budaya Tionghoa, mereka terus bersinergi untuk menjaga kondisi ini.

“Toleransi adalah kebutuhan kehidupan, dan tugas kita semua adalah merawat kebinekaan demi Indonesia yang jaya selamanya,” pungkas Sumastro.

Dia juga menyoroti kurangnya konflik agama dan suku serta penanganan isu hate speech di Singkawang. Hal ini mencerminkan komitmen kuat untuk menjaga kerukunan di kota ini. Selama kunjungan FKUB DKI Jakarta di Singkawang, Sumastro berharap bahwa pengamatan mereka akan memperkuat deskripsi positif tentang Singkawang, yang juga memiliki implikasi positif dalam hal investasi.

Kunjungan ini merupakan langkah penting dalam menjaga toleransi, harmoni, dan kerukunan di Singkawang. Ini juga menjadi inspirasi bagi kota-kota lain di Indonesia untuk merawat nilai-nilai kebhinekaan yang menjadikan Indonesia kuat dan berdaya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Iklan Kami -spot_img

Most Popular