5 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaDaerahSingkawangPemkab Toraja Utara Belajar ke FKUB Kota Singkawang, Pelajari Rahasia Kerukunan di...

Pemkab Toraja Utara Belajar ke FKUB Kota Singkawang, Pelajari Rahasia Kerukunan di Kota Toleran

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Singkawang (Kalbar Sepekan) – Pemerintah Kabupaten Toraja Utara melakukan kunjungan studi tiru ke Kota Singkawang untuk mempelajari pengelolaan kerukunan umat beragama melalui Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, dan disambut Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, bersama Wakil Wali Kota Muhammadin, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Restoran Vila Bukit Mas, Singkawang, itu turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Singkawang, Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Singkawang, serta Ketua dan pengurus FKUB Kota Singkawang.

Tjhai Chui Mie Berharap PAD Singkawang Meningkat Lewat Optimalisasi Aset Daerah

Tjhai Chui Mie Berharap PAD Singkawang Meningkat Lewat Optimalisasi Aset Daerah

Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Toraja Utara untuk memperkuat kerukunan umat beragama dan menjaga keharmonisan sosial di tengah keberagaman masyarakat. Kota Singkawang dipilih karena dikenal sebagai salah satu daerah dengan tingkat toleransi yang tinggi di Indonesia serta berhasil menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis meski dihuni berbagai suku, agama, dan budaya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menyampaikan apresiasi atas kunjungan rombongan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara yang menjadikan Kota Singkawang sebagai tujuan studi tiru. Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Kota Singkawang merupakan aset sekaligus kekuatan yang harus terus dijaga bersama.

Ia menjelaskan bahwa terciptanya kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis tidak terlepas dari peran aktif berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga FKUB yang secara konsisten membangun komunikasi dan memperkuat semangat toleransi di tengah masyarakat.

Menurut Tjhai Chui Mie, keberagaman bukanlah penghalang bagi pembangunan, melainkan modal sosial yang dapat memperkuat persatuan dan mempercepat kemajuan daerah apabila dikelola dengan baik. Karena itu, sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas dan kerukunan.

“Kami merasa terhormat atas kunjungan ini. Semoga melalui pertemuan ini dapat terjalin pertukaran pengalaman dan pengetahuan yang bermanfaat dalam memperkuat moderasi beragama serta menjaga keharmonisan masyarakat di masing-masing daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, mengatakan bahwa keberagaman juga menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Toraja Utara. Ia menegaskan bahwa seluruh pemeluk agama di daerahnya merupakan bagian dari satu keluarga besar yang hidup berdampingan dalam suasana saling menghormati.

Menurutnya, menjaga kerukunan umat beragama merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan pemerintah, tokoh agama, dan seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara terus mendorong berbagai program yang mendukung terciptanya kehidupan yang harmonis dan penuh toleransi.

“Dalam keragaman yang ada di Toraja Utara, seluruh pemeluk agama adalah bagian dari satu keluarga besar. Kami bersyukur karena seluruh elemen masyarakat dan tokoh agama terus membangun serta mengerjakan hal-hal yang berkaitan dengan kerukunan umat beragama di Kabupaten Toraja Utara,” kata Frederik.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Kota Singkawang dalam merawat toleransi dan menjaga keharmonisan masyarakat yang terdiri dari berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya. Menurutnya, pengalaman yang dimiliki Kota Singkawang menjadi referensi penting yang dapat dipelajari dan diterapkan di Toraja Utara.


Kunjungan studi tiru tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman mengenai pengelolaan FKUB dan moderasi beragama, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antardaerah. Melalui dialog dan pertukaran gagasan yang dilakukan, kedua daerah diharapkan dapat terus memperkuat komitmen dalam menjaga persatuan serta menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan sejahtera.

Pemerintah Kota Singkawang berharap kunjungan ini dapat menghasilkan kerja sama yang lebih erat dengan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, khususnya dalam bidang penguatan toleransi, kerukunan umat beragama, dan pembangunan sosial kemasyarakatan. Dengan semangat kebersamaan dan saling belajar, kedua daerah optimistis mampu terus menjaga keberagaman sebagai kekuatan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Penulis : ChD | Editor : Multi J.

IKUTI BERITA KAMI LAINNYA DI GOOGLE NEWS
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Iklan Kami -spot_img

Postingan Terbaru