Singkawang (Kalbar Sepekan) – Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, berharap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Singkawang dapat terus meningkat melalui pengelolaan dan pemanfaatan aset daerah yang lebih optimal. Harapan tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Optimalisasi Pemanfaatan Aset Daerah yang digelar Pemerintah Kota Singkawang di Ballroom Hotel Swiss-Belinn Singkawang, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema *“Optimalisasi Pemanfaatan Aset Dalam Rangka Mendorong Peningkatan Pendapatan Asli Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Singkawang”* itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Singkawang, para staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, serta pengurus barang dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Singkawang.
Tjhai Chui Mie Hadiri Perayaan Tri Suci Waisak Nasional 2570 BE di Borobudur
Selain itu, rapat koordinasi juga menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi di bidang pengelolaan aset daerah. Kepala Satuan Tugas III.1 Direktorat Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI mengikuti kegiatan secara daring, sementara Kepala Badan Pengelola Aset Daerah Provinsi DKI Jakarta serta Koordinator pada Subdirektorat Barang Milik Daerah Wilayah II Direktorat BUMD, BLUD dan BMD Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI hadir memberikan pemaparan terkait strategi pengelolaan aset yang efektif dan produktif.
Dalam sambutannya, Tjhai Chui Mie menegaskan bahwa aset daerah merupakan salah satu kekayaan yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, aset yang dimiliki pemerintah tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendukung pelayanan publik, tetapi juga memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah apabila dimanfaatkan secara tepat.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini dituntut untuk semakin mandiri dalam pembiayaan pembangunan. Oleh karena itu, ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat perlu dikurangi dengan mengoptimalkan berbagai sumber pendapatan yang tersedia, termasuk melalui pemanfaatan aset daerah yang produktif dan bernilai ekonomi.
Menurut Tjhai Chui Mie, masih terdapat berbagai aset yang perlu ditata dan dimaksimalkan pemanfaatannya agar mampu memberikan manfaat lebih besar bagi daerah. Dengan pengelolaan yang baik untuk meningkatkan PAD Singkawang, aset-aset tersebut tidak hanya dapat mendukung pembangunan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan PAD yang nantinya akan kembali digunakan untuk membiayai program pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Tjhai Chui Mie juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar terus melakukan pendataan dan penertiban aset secara berkala. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh aset daerah tercatat dengan baik, memiliki status hukum yang jelas, serta terlindungi dari berbagai potensi permasalahan di kemudian hari.
Selain pendataan, ia menekankan pentingnya pengamanan dan optimalisasi pemanfaatan aset sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal itu dilakukan agar tidak ada aset milik pemerintah yang terbengkalai, hilang, atau bahkan dimanfaatkan pihak lain tanpa dasar hukum yang jelas.
“Kita harus memastikan seluruh aset daerah dapat dikelola secara tertib dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat. Aset yang dimiliki pemerintah harus menjadi instrumen yang mampu mendukung pembangunan sekaligus meningkatkan pendapatan daerah,” ujarnya.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kota Singkawang berharap tercipta kesamaan persepsi dan pemahaman di antara seluruh perangkat daerah mengenai pentingnya tata kelola aset yang baik. Dengan demikian, setiap aset yang dimiliki pemerintah dapat dimanfaatkan secara optimal, transparan, dan bertanggung jawab.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan berbagai lembaga terkait dalam mewujudkan sistem pengelolaan aset yang modern dan berkelanjutan harapannya dapat meningkatkan PAD Singkawang. Pemerintah Kota Singkawang optimistis bahwa melalui optimalisasi aset daerah, kemandirian fiskal daerah dapat semakin kuat dan Pendapatan Asli Daerah terus meningkat guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Kota Singkawang.



