25 June 2024
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeDaerahSingkawangBuka Ritual Adat Ngabayotn Sabinuo, Sumastro Ajak Masyarakat Jaga Persatuan

Buka Ritual Adat Ngabayotn Sabinuo, Sumastro Ajak Masyarakat Jaga Persatuan

Singkawang (Kalbar Sepekan) – Penjabat Wali Kota Singkawang, Sumastro membuka acara ritual adat Ngabayotn Sabinuo di Parahuman Dayak Salako Bagak Sahwa Singkawang pada Sabtu, 1 Juni 2024. Acara tersebut dihadiri oleh Staf Ahli Pj. Gubernur Kalbar, jajaran Forkopimda, perwakilan dari 14 Desa/Kelurahan se-Singbebas, 17 Paguyuban Etnis Kota Singkawang, serta jajaran Perangkat Daerah Kota Singkawang.

Sumastro mengapresiasi panitia pelaksana yang telah menyelenggarakan ritual adat Ngabayotn Sabinuo Tahun 2024 dengan sangat baik dan lebih menarik dibanding tahun sebelumnya. “Ritual adat ini adalah bentuk ekspresi kegembiraan dan suka cita,” ujarnya. Sumastro menyebut bahwa acara ini menunjukkan betapa pentingnya tradisi dalam menjaga semangat kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat yang multikultural.

Ritual adat Ngabayotn Sabinuo merupakan tradisi tahunan yang dilakukan oleh masyarakat Dayak Salako sebagai ungkapan rasa syukur dan doa untuk kelimpahan dan kemakmuran. Acara ini menjadi momen penting untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan antarwarga Kota Singkawang. Dalam kesempatan ini, Sumastro kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menata hubungan kemasyarakatan yang baik dengan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan dan kesatuan.

“Mari kita bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan. Semoga kesejahteraan, kelimpahan, dan kemakmuran terus menyertai kita semua,” pungkasnya.

Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat dan pemuka adat, yang turut memberikan warna dan makna mendalam dalam pelaksanaan ritual adat ini. Kehadiran mereka menandakan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian budaya dan tradisi yang telah berlangsung turun-temurun.

Sumastro berharap acara seperti ini dapat terus dilaksanakan dengan lebih baik di masa depan. Ia menekankan pentingnya inovasi dalam penyelenggaraan acara budaya agar semakin menarik dan relevan dengan perkembangan zaman. “Semangat berinovasi sejatinya ditujukan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Melalui acara ini, Sumastro juga menyampaikan harapannya agar masyarakat Dayak Salako dan seluruh warga Kota Singkawang dapat terus menjaga dan melestarikan adat istiadat serta tradisi yang ada. “Modernisasi bukanlah penghalang, namun kita jadikan sarana dalam kreasi dan kelestarian budaya leluhur kita,” tambahnya.

Ritual adat Ngabayotn Sabinuo diharapkan tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga sebagai momen refleksi dan pembelajaran bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga warisan budaya. Sumastro berpesan agar generasi muda turut aktif dalam pelestarian budaya dan tradisi, sehingga kekayaan budaya ini dapat terus hidup dan berkembang.

Dengan dukungan dari pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat, Sumastro optimis bahwa pelestarian budaya dan tradisi di Kota Singkawang akan terus berlanjut. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan lokal.

Acara ditutup dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya yang menampilkan keunikan dan kekayaan tradisi Dayak Salako, memberikan hiburan sekaligus edukasi bagi seluruh peserta yang hadir.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Iklan Kami -spot_img

Most Popular