23 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaDaerahSingkawangPemkot Singkawang dan BAZNAS Salurkan Bantuan Kesehatan Sosial

Pemkot Singkawang dan BAZNAS Salurkan Bantuan Kesehatan Sosial

Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KALBARSEPEKAN.COM, SINGKAWANG – Pemerintah Kota Singkawang terus memperkuat sinergi dengan BAZNAS Kota Singkawang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pada Rabu (23/9/2026), Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Singkawang, Dwi Yanti, menghadiri agenda penyerahan paket Bantuan Kepedulian Sosial yang dipusatkan di Aula Dinas Kesehatan Kota Singkawang.

Penyaluran bantuan ini menyasar tiga sektor krusial, yaitu penanganan warga penderita Tuberkulosis (TBC), pemberdayaan penyandang disabilitas, serta perbaikan sanitasi lingkungan pemukiman warga.

11.017 Pekerja Rentan di Singkawang Diberikan Perlindungan Jaminan Sosial

11.017 Pekerja Rentan di Singkawang Diberikan Perlindungan Jaminan Sosial

Rincian Alokasi Paket Bantuan Sosial

Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran BAZNAS, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana, serta Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Anak ini menyalurkan bantuan kepada total 47 penerima manfaat dengan rincian sebagai berikut:

Kategori Penerima Manfaat Bentuk & Alokasi Bantuan
Penderita TBC Paket Bantuan Sosial untuk 25 Orang
Penyandang Disabilitas Paket Bantuan Sosial untuk 20 Orang
Sanitasi Lingkungan Pembangunan Jamban Sehat untuk 2 Rumah Tangga

Pemberdayaan Disabilitas dan Penanganan TBC

Dalam arahannya, Sekda Kota Singkawang Dwi Yanti menegaskan pentingnya penanganan TBC secara berkesinambungan mengingat dampaknya yang signifikan terhadap kesehatan masyarakat. Di sisi lain, ia juga memberikan perhatian khusus pada keberadaan warga disabilitas di Kota Singkawang.

“Penyandang disabilitas bukanlah kelompok yang harus dikasihani, melainkan bagian dari masyarakat yang memiliki potensi, daya juang, dan kemampuan untuk berkontribusi bagi lingkungan sekitar,” ujar Dwi Yanti.

Dorong Sanitasi Lingkungan untuk Cegah Stunting

Terkait intervensi pembangunan jamban sehat, Pemkot Singkawang menekankan komitmen penerapan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), terutama pilar Stop Buang Air Besar Sembarangan (Open Defecation Free/ODF).

Menurut Dwi Yanti, sanitasi lingkungan yang higienis merupakan langkah preventif utama untuk memutus rantai penularan penyakit menular serta menekan angka stunting pada anak. Kerja sama Lintas Sektor antara Pemkot Singkawang, BAZNAS, dan fasilitas kesehatan diharapkan dapat terus diperluas demi mewujudkan masyarakat Singkawang yang lebih sehat dan sejahtera.

Penulis : ChD | Editor : Multi J.

IKUTI BERITA KAMI LAINNYA DI GOOGLE NEWS
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Iklan Kami -spot_img

Postingan Terbaru