4 March 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeDaerahSingkawangGercap Puasa Jalan Sampah Hilang Pada Festival Cap Go Meh Singkawang 2026

Gercap Puasa Jalan Sampah Hilang Pada Festival Cap Go Meh Singkawang 2026

Singkawang (Kalbar Sepekan) – Suasana meriah Festival Cap Go Meh Singkawang 2026 tak hanya diwarnai parade tatung dan ribuan warga yang memadati jalanan, tetapi juga aksi cepat tanggap petugas kebersihan yang memastikan kota tetap bersih. Di tengah teriknya matahari dan dalam kondisi menjalankan ibadah puasa, ratusan personel UPT Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Singkawang bergerak cepat membersihkan sampah di sepanjang rute festival, Selasa (03/03/2026).

Kegiatan yang berlangsung di sejumlah ruas utama seperti Jalan Firdaus, Ponegoro, kawasan Vihara Tri Dharma hingga GM Situt itu menyisakan volume sampah yang cukup banyak usai parade berakhir. Namun tepat pukul 11.35 WIB, begitu rombongan terakhir Festival Cap Go Meh melintas, petugas kebersihan yang telah bersiaga langsung bergerak mengikuti dari belakang peserta untuk melakukan pembersihan.


Langkah cepat atau gerak cepat (gercap) ini dilakukan Pemerintah Kota Singkawang melalui UPT Pengelolaan Sampah DLH demi menjaga wajah kota tetap bersih di tengah perhelatan budaya berskala nasional tersebut. Sebanyak 100 petugas diterjunkan dan dibagi ke dalam 10 titik strategis di sepanjang rute festival. Seluruh personel yang bertugas diketahui sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Kepala UPT Pengelolaan Sampah DLH Kota Singkawang, Dedi Wahyudi, mengatakan upaya menjaga kebersihan sudah dipersiapkan jauh sebelum puncak acara berlangsung. Ia bahkan turun langsung mengimbau masyarakat dan pengunjung agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan atau mengumpulkannya dalam kantong plastik agar tidak berserakan.

“Kami sudah menyiapkan 100 tempat sampah di sepanjang ruas jalan utama lokasi festival. Harapannya, masyarakat bisa ikut berpartisipasi menjaga kebersihan,” ujarnya.

Selain menyediakan fasilitas tempat sampah, tim juga menyiapkan armada pengangkut yang siaga di beberapa titik. Strategi ini dilakukan untuk memastikan proses pembersihan berjalan cepat dan tidak mengganggu arus lalu lintas maupun aktivitas warga setelah festival usai.

Indra, salah satu petugas UPT Pengelolaan Sampah DLH Kota Singkawang, mengaku tugas kali ini cukup berat karena harus bekerja di bawah cuaca panas sambil menahan lapar dan haus. Meski demikian, ia dan rekan-rekannya tetap menjalankan tanggung jawab dengan penuh dedikasi.

“Sebagai umat Muslim kami tetap menjalankan ibadah puasa. Membersihkan sampah setelah festival memang berat, tapi ini sudah menjadi tugas kami demi kebersihan Kota Singkawang,” katanya.

Pantauan di lapangan menunjukkan begitu parade terakhir melintas, kendaraan operasional dan petugas langsung menyapu bersih sampah di sepanjang Jalan Firdaus yang menjadi pusat pelaksanaan Festival Cap Go Meh. Dalam waktu relatif singkat, tumpukan sampah plastik, botol minuman, dan kertas bekas berhasil dikumpulkan dan diangkut.

Apa yang dilakukan para petugas ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan kota, terutama saat event besar yang mendatangkan ribuan pengunjung. Mengingat Festival Cap Go Meh Singkawang merupakan agenda tahunan yang masuk kalender pariwisata nasional, kebersihan menjadi faktor penting dalam menjaga citra kota.

Aksi gercap para petugas kebersihan ini menjadi potret semangat pelayanan tanpa batas. Di tengah kemeriahan festival dan dalam suasana ibadah puasa, mereka tetap memastikan Singkawang bersih, nyaman, dan tetap layak menjadi destinasi wisata budaya unggulan.

IKUTI BERITA KAMI LAINNYA DI GOOGLE NEWS
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Iklan Kami -spot_img

Most Popular