Ketapang (Kalbar Sepekan) – Pemerintah Kabupaten Ketapang resmi membuka kembali rute penerbangan yang menghubungkan wilayah Kalimantan Barat dengan Kalimantan Tengah melalui jalur udara. Rute penerbangan Ketapang–Pangkalan Bun tersebut kini kembali dilayani oleh maskapai Wings Air setelah sebelumnya sempat tidak beroperasi.
Peresmian pembukaan kembali rute penerbangan tersebut digelar di Bandar Udara Rahadi Oesman yang berada di Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, pada Rabu (11/3/2026) siang. Kegiatan tersebut diresmikan langsung oleh Alexander Wilyo bersama sejumlah pejabat daerah serta pihak maskapai penerbangan.
Dalam sambutannya, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan bahwa pembukaan kembali rute penerbangan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Terlebih lagi, peresmian tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Ketapang yang ke-608.
“Hari ini saya kira hari yang penuh berkah bagi Ketapang, karena bertepatan tanggal 11 Maret hari jadi Ketapang kita memulai pembukaan rute untuk Ketapang–Pangkalan Bun atau Pangkalan Bun–Ketapang,” ujarnya.
Menurut Alexander, kembali beroperasinya jalur penerbangan tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas antar daerah di wilayah Kalimantan. Kehadiran rute tersebut juga memberikan pilihan transportasi yang lebih cepat bagi masyarakat yang ingin bepergian ke Kalimantan Tengah maupun ke kota-kota lain yang terhubung melalui Pangkalan Bun.
Selain mempermudah mobilitas masyarakat, pemerintah daerah juga menilai bahwa bertambahnya rute penerbangan menjadi salah satu indikator kemajuan suatu daerah, khususnya dalam hal pengembangan infrastruktur transportasi udara.
Dengan adanya rute Ketapang–Pangkalan Bun ini, masyarakat juga memiliki jalur alternatif untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai kota besar di Indonesia. Salah satunya adalah menuju Jakarta melalui penerbangan lanjutan dari Pangkalan Bun.
“Dengan dibukanya rute baru ini mudah-mudahan dapat mempermudah aksesibilitas masyarakat. Kemudian juga tentunya mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi, mobilitas barang dan orang lebih baik,” kata Alexander.
Ia menjelaskan bahwa peningkatan konektivitas transportasi udara tidak hanya mempermudah perjalanan masyarakat, tetapi juga berpotensi mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Kemudahan akses transportasi dapat mendukung kegiatan perdagangan, investasi, serta sektor pariwisata di Kabupaten Ketapang.
Lebih lanjut, Alexander juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang saat ini tengah memperjuangkan pembukaan kembali beberapa rute penerbangan lainnya yang dinilai penting bagi perkembangan daerah.
Beberapa rute yang sedang diupayakan antara lain penerbangan langsung dari Ketapang menuju Jakarta serta rute Ketapang–Semarang. Menurutnya, pemerintah daerah telah melakukan komunikasi dengan pihak maskapai terkait kemungkinan pengoperasian rute tersebut dalam waktu dekat.
“Tadi saya juga langsung menghubungi salah satu pimpinan maskapai, dan mereka menyampaikan mudah-mudahan di akhir Mei nanti untuk rute Ketapang–Jakarta ini sudah bisa kita mulai,” ungkapnya.
Jika rute tersebut berhasil direalisasikan, maka masyarakat Ketapang akan memiliki lebih banyak pilihan perjalanan udara tanpa harus transit di kota lain terlebih dahulu. Hal ini tentu akan mempersingkat waktu perjalanan sekaligus meningkatkan kenyamanan bagi para penumpang.
Dalam kesempatan tersebut, Alexander Wilyo juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pembangunan yang sedang dijalankan di Kabupaten Ketapang.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga pembangunan di daerah tersebut dapat berjalan lebih cepat dan merata.
Menutup sambutannya, Alexander juga menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Kabupaten Ketapang ke-608 kepada seluruh masyarakat. Ia berharap momentum tersebut dapat menjadi semangat baru bagi daerah untuk terus berkembang.
“Terakhir, selamat Hari Jadi Ketapang ke-608. Semoga Ketapang semakin maju dan semakin mandiri,” pungkasnya.



