Ketapang (Kalbar Sepekan) – Kebakaran melanda sebuah rumah tunggal di Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Kauman, Kabupaten Ketapang, Sabtu (21/2/2026) malam. Api yang dilaporkan mulai berkobar sekitar pukul 18.42 WIB itu berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih 50 menit oleh petugas gabungan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, laporan pertama kali diterima oleh petugas pemadam kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ketapang pada pukul 18.42 WIB. Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak menuju lokasi kejadian dan tiba sekitar pukul 18.53 WIB untuk melakukan upaya pemadaman.
Petugas Damkar BPBD Kabupaten Ketapang, Karyadi, menjelaskan bahwa kebakaran tersebut merupakan jenis kebakaran rumah tunggal. Untuk menangani peristiwa itu, pihaknya mengerahkan empat unit armada yang terdiri dari Unit 03, Unit 04, Unit 05, serta satu unit mobil tangki air, ditambah tiga regu petugas yang sedang siaga.
“Jenis kebakaran rumah tunggal. Kami mengerahkan empat unit kendaraan, yakni Unit 03, 04, 05 dan satu unit tangki, serta tiga regu petugas siaga,” ujar Karyadi saat dikonfirmasi.
Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 19.32 WIB setelah petugas berjibaku melakukan penyemprotan air dari berbagai sisi bangunan. Proses pemadaman berlangsung cukup intens mengingat lokasi rumah berada di kawasan permukiman warga yang cukup padat, sehingga petugas harus memastikan api tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Selain BPBD Kabupaten Ketapang, proses pemadaman juga melibatkan unsur gabungan lainnya, yakni Manggala Agni Daops Ketapang, BPK, BPAS, serta warga sekitar yang turut membantu di lokasi kejadian. Sinergi antarinstansi dan partisipasi masyarakat dinilai sangat membantu mempercepat pengendalian api.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lapangan, saat kebakaran terjadi rumah dalam kondisi kosong. Pemilik rumah diketahui meninggalkan kediamannya sekitar 10 menit sebelum api muncul. Ia baru mengetahui rumahnya terbakar setelah menerima kabar dari warga sekitar yang melihat kobaran api dan asap tebal membumbung dari bangunan tersebut.
Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden tersebut. Petugas memastikan seluruh area telah aman sebelum meninggalkan lokasi, guna mencegah potensi munculnya kembali titik api.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Aparat terkait masih melakukan pendalaman untuk mengetahui sumber api dan memastikan tidak ada unsur kelalaian atau faktor lain yang memicu terjadinya kebakaran tersebut.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala serta memastikan kompor dan peralatan elektronik dalam kondisi aman sebelum bepergian menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa.
Situasi di lokasi kebakaran rumah di Kauman kini telah kondusif, sementara warga sekitar diminta tetap waspada dan segera melapor kepada petugas apabila menemukan potensi bahaya kebakaran di lingkungan masing-masing.



