Singkawang (Kalbar Sepekan) – Perayaan ulang tahun ke-79 Megawati Soekarnoputri di Kota Singkawang diisi dengan kegiatan yang sarat makna dan kepedulian terhadap lingkungan. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Singkawang melaksanakan pelepasan ribuan bibit ikan di Sungai Singkawang, Sabtu (24/1/2026) sore, sebagai bentuk aksi nyata menjaga alam dan memperkuat semangat gotong royong.
Kegiatan yang awalnya direncanakan berlangsung di kawasan Jembatan Agen tersebut terpaksa dialihkan ke sungai di dekat Pekong Kulor Thai Pak Kung, lantaran kondisi air di lokasi awal dinilai tidak memadai untuk pelepasan bibit ikan. Meski demikian, perubahan lokasi tidak mengurangi makna dan antusiasme peserta yang hadir.
Selain pelepasan bibit ikan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemotongan tumpeng, makan bersama, serta penanaman pohon di area Pujasera Titik 0 Singkawang serangkaian dengan ultah ke-79 Megawati Sukarno Putri. Kegiatan ini dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, Sekretaris DPC PDIP Singkawang Stepanus, Bendahara DPC PDIP Singkawang Anton Triady, para kader partai, serta Komunitas Siaga Sampah Singkawang.
Ketua DPC PDIP Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut selaras dengan pesan dan arahan Megawati Soekarnoputri agar seluruh kader PDI Perjuangan menjaga ibu pertiwi dari ancaman bencana alam. Ia menyinggung musibah yang terjadi di Sumatra beberapa waktu lalu, yang telah merenggut harta benda, rumah, bahkan nyawa masyarakat, sebagai pelajaran penting bagi semua pihak.
“Sebagai saudara, satu bangsa, satu tanah air, tentu kita semua merasakan duka itu. Peristiwa tersebut sangat memprihatinkan dan menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih peduli terhadap alam,” ungkapnya.
Menurut Tjhai Chui Mie, Megawati Soekarnoputri selalu mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan di wilayah masing-masing sebelum bencana datang. Ia menegaskan bahwa hubungan manusia dengan alam harus dibangun atas dasar saling menghormati dan menjaga.
“Kalau kita cinta kepada alam, alam pun akan cinta kepada sahabatnya,” katanya.
Ia menambahkan, upaya menjaga lingkungan di Kota Singkawang sejatinya telah dimulai sejak lama. Bersama Pemerintah Kota Singkawang, penanaman pohon terus dilakukan secara berkelanjutan. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 10 ribu pohon telah ditanam, termasuk sekitar 5 ribu bibit sukun yang tersebar di berbagai wilayah.
“Kita harus mulai sadar, bagaimana caranya kita menjaga wilayah kita masing-masing. Jangan menunggu bencana datang baru kita menyesal,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Tjhai Chui Mie juga mengajak seluruh jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Singkawang, mulai dari tingkat anak cabang, ranting, hingga kader, untuk menunjukkan kecintaan kepada alam dan sesama manusia melalui aksi nyata.
“Kita berbuat baik tidak harus pakai duit. Kita bisa berbuat baik dengan berbagai cara, dengan gotong royong, memanusiakan manusia, dan menjaga lingkungan sekitar,” tegasnya.
Melalui momentum ulang tahun ke-79 Megawati Soekarnoputri ini, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, salah satunya dengan melepas ikan ke sungai sebagai bentuk memberi kehidupan bagi makhluk hidup, sekaligus mendoakan keselamatan masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Singkawang.
Pada kesempatan yang sama, Tjhai Chui Mie juga memberikan apresiasi kepada Komunitas Siaga Sampah Singkawang yang dinilai konsisten menjaga kebersihan lingkungan. Ia menyebut komunitas tersebut telah lebih dari satu tahun bekerja tanpa lelah.
“Dilihat tidak dilihat tetap kerja. Ini luar biasa dan patut kita dukung bersama,” katanya.
Ia menambahkan, semangat gotong royong masyarakat Singkawang juga akan terus diperkuat melalui berbagai kegiatan ke depan, termasuk hias kota yang melibatkan panitia Imlek, Cap Go Meh, dan Ramadan Fair. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa Singkawang menjunjung tinggi nilai toleransi, kebersamaan, dan cinta sesama dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya pada kegiatan ultah ke-79 Megawati saja.



