18 January 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeDaerahSingkawangCap Go Meh Singkawang 2026 dan Ramadhan Fair Padukan Toleransi di Singkawang

Cap Go Meh Singkawang 2026 dan Ramadhan Fair Padukan Toleransi di Singkawang

Singkawang (Kalbar Sepekan) – Pemerintah Kota Singkawang menetapkan perayaan Cap Go Meh 2026 dan pelaksanaan Ramadhan Fair sebagai agenda strategis daerah yang memiliki dampak luas terhadap kehidupan sosial, budaya, serta perekonomian masyarakat. Dua agenda besar tahunan ini dinilai bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan cerminan nyata toleransi dan keharmonisan antarumat beragama di Kota Singkawang.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti, dalam rapat koordinasi persiapan Cap Go Meh dan Ramadhan Fair yang digelar di Kantor Wali Kota Singkawang, Jumat. Ia menegaskan pentingnya kesiapan seluruh perangkat daerah serta panitia pelaksana agar kedua kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan sukses.

Menurut Dwi Yanti, keberhasilan penyelenggaraan Cap Go Meh dan Ramadhan Fair sangat bergantung pada pemahaman peran dan tanggung jawab masing-masing pihak yang terlibat, serta didukung oleh koordinasi yang solid antarpanitia. Ia menilai dua event tersebut memiliki pengaruh besar terhadap citra daerah, khususnya dalam menunjukkan wajah Singkawang sebagai kota yang menjunjung tinggi keberagaman.


“Dua event ini merupakan agenda strategis yang membawa dampak sosial, budaya, dan ekonomi. Seluruh panitia harus memahami perannya dan menjalin koordinasi yang baik agar pelaksanaannya berjalan optimal,” ujarnya.

Ia juga meminta agar seluruh aspek persiapan dilakukan secara matang, mulai dari teknis pelaksanaan acara, pengamanan, pengaturan lalu lintas, kebersihan lingkungan, hingga pelayanan kepada masyarakat dan wisatawan. Kesiapan tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan rasa aman dan nyaman selama kegiatan berlangsung.

Dwi Yanti menekankan bahwa Pemerintah Kota Singkawang ingin memastikan Cap Go Meh dan Ramadhan Fair tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga meninggalkan kesan positif bagi masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar daerah. Menurutnya, keberhasilan dua agenda ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pergerakan ekonomi daerah, terutama bagi pelaku UMKM, sektor jasa, serta pariwisata.

“Kita harus memastikan dua event besar ini berjalan sukses dan memberikan citra yang baik bagi Kota Singkawang, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” katanya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Dwi Yanti berharap seluruh pihak yang terlibat memiliki kesamaan persepsi dan kesiapan dalam mendukung suksesnya dua agenda unggulan tahunan Kota Singkawang. Cap Go Meh yang identik dengan budaya Tionghoa serta Ramadhan Fair yang menjadi bagian dari syiar Islam dinilai mampu berjalan beriringan sebagai simbol kuat toleransi dan kebersamaan.

Ia menegaskan bahwa sinergi lintas perangkat daerah dan unsur kepanitiaan menjadi faktor penting untuk mengoptimalkan dampak positif kegiatan, baik dari sisi sosial, budaya, maupun ekonomi. Dengan kerja sama yang baik, pemerintah daerah optimistis Cap Go Meh Singkawang 2026 dan Ramadhan Fair dapat menjadi momentum memperkuat persatuan serta mempertegas identitas Singkawang sebagai kota yang damai, harmonis, dan terbuka bagi semua kalangan.

Pemerintah Kota Singkawang pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga ketertiban dan keamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung, sehingga dua agenda besar tersebut dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi kemajuan daerah.

IKUTI BERITA KAMI LAINNYA DI GOOGLE NEWS
RELATED ARTICLES

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Iklan Kami -spot_img

Most Popular