23 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaDaerahSingkawangPeletakan Batu Pertama Vihara Yao De Fo Yuan di Kaliasin

Peletakan Batu Pertama Vihara Yao De Fo Yuan di Kaliasin

Singkawang (Kalbar Sepekan) – Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, menghadiri langsung kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Vihara Yao De Fo Yuan yang berlokasi di Kaliasin Luar, RT 023/RW 004, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, pada Senin (23/03/2026).

Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya pembangunan tempat ibadah baru bagi umat Buddha sekaligus simbol penguatan nilai toleransi di Kota Singkawang.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan Cakrawala Dharma Singkawang Indonesia beserta jajaran, unsur Forkopimda Kota Singkawang, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan dukungan bersama terhadap pembangunan rumah ibadah yang diharapkan membawa manfaat luas bagi masyarakat.


Dalam sambutannya, Tjhai Chui Mie menegaskan bahwa peletakan batu pertama ini bukan hanya sekadar seremoni pembangunan fisik, melainkan memiliki makna yang lebih dalam bagi kehidupan sosial masyarakat. Menurutnya, pembangunan vihara tersebut mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan, toleransi, serta keharmonisan antarumat beragama di Kota Singkawang.

“Kita patut berbangga, karena di kota ini, keberagaman tidak hanya dijaga, tetapi dirawat dan dijadikan kekuatan untuk membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya di hadapan para undangan.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Yayasan Cakrawala Dharma Singkawang Indonesia sebagai pihak yang menggagas dan mendorong terwujudnya pembangunan vihara tersebut. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata dalam memperkuat kehidupan beragama sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

“Ini adalah langkah mulia yang tidak hanya bermanfaat bagi umat Buddha, tetapi juga bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.

Pembangunan Vihara Yao De Fo Yuan di kawasan Kaliasin Luar ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus ruang spiritual yang memberikan ketenangan bagi umat. Selain itu, keberadaan vihara ini juga diharapkan mampu menjadi simbol harmoni dan toleransi yang selama ini telah melekat sebagai identitas Kota Singkawang.

Dari sisi waktu dan lokasi, kegiatan peletakan batu pertama ini dilaksanakan pada Senin pagi di wilayah Singkawang Selatan, dengan tujuan menandai dimulainya pembangunan vihara serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan antarwarga. Sementara dari sisi alasan (why), pembangunan ini didorong oleh kebutuhan umat serta semangat menjaga keberagaman yang telah menjadi fondasi kehidupan masyarakat setempat.

Secara proses (how), kegiatan diawali dengan seremoni resmi yang dihadiri berbagai pihak, dilanjutkan dengan peletakan batu pertama sebagai simbol dimulainya pembangunan. Prosesi berlangsung khidmat dan penuh makna, mencerminkan dukungan bersama terhadap pembangunan rumah ibadah tersebut.

Lebih lanjut, Wali Kota berharap pembangunan vihara ini dapat berjalan lancar hingga selesai serta memberikan manfaat jangka panjang. Ia juga berharap vihara yang dibangun nantinya tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga menjadi tempat yang menghadirkan kedamaian, kebijaksanaan, dan kesejukan bagi siapa pun yang datang.

Dengan dimulainya pembangunan Vihara Yao De Fo Yuan, Pemerintah Kota Singkawang kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keberagaman serta mendorong kehidupan masyarakat yang harmonis. Momentum ini sekaligus menjadi bukti bahwa nilai toleransi di Kota Singkawang tidak hanya menjadi slogan, tetapi terus diwujudkan dalam tindakan nyata di tengah kehidupan sehari-hari.

IKUTI BERITA KAMI LAINNYA DI GOOGLE NEWS
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Iklan Kami -spot_img

Most Popular