4 March 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
HomeDaerahSingkawangCap Go Meh Singkawang 2026 Dibuka Oleh Wakil Ketua MPR RI

Cap Go Meh Singkawang 2026 Dibuka Oleh Wakil Ketua MPR RI

Singkawang (Kalbar Sepekan) – Puncak perayaan Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, berlangsung meriah dan penuh makna setelah secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Bambang Wuryanto, Selasa (3/3). Pembukaan festival budaya tahunan tersebut ditandai dengan pemukulan loku dan pelepasan peserta parade tatung yang menjadi ikon sekaligus magnet utama perayaan Cap Go Meh di Kota Amoy.

Peristiwa ini digelar di pusat Kota Singkawang dan dihadiri ribuan masyarakat serta wisatawan dari berbagai daerah. Kehadiran pimpinan lembaga tinggi negara dan jajaran menteri kabinet dalam puncak Festival Cap Go Meh 2026 menjadi sorotan utama, mempertegas posisi Singkawang sebagai salah satu destinasi unggulan wisata budaya nasional.


Dalam sambutannya, Bambang Wuryanto menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kehadiran para pimpinan lembaga negara. Ia secara khusus menyampaikan penghormatan kepada Ketua MPR RI Ahmad Muzani yang diwakili dalam kesempatan tersebut, serta kepada Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI Sultan B. Najamudin.

Tak hanya itu, sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju turut hadir memeriahkan perayaan, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa. Tokoh nasional asal Kalimantan Barat, Oesman Sapta Odang, juga tampak hadir bersama jajaran anggota DPR RI dan DPD RI.

Menurut Bambang, kehadiran para pejabat tinggi negara tersebut menjadi bukti nyata dukungan pemerintah pusat terhadap pelestarian budaya dan penguatan sektor pariwisata daerah. Ia menegaskan bahwa Cap Go Meh bukan sekadar perayaan tradisi Tionghoa, tetapi telah menjadi simbol harmoni, toleransi, dan keberagaman bangsa Indonesia.

“Momentum ini menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga keberagaman serta mendorong pembangunan berbasis budaya,” ujarnya di hadapan para tamu undangan dan masyarakat yang memadati lokasi acara.

Festival Cap Go Meh Singkawang sendiri telah lama dikenal sebagai salah satu perayaan budaya terbesar di Indonesia. Setiap tahunnya, ribuan tatung melakukan ritual dan atraksi budaya yang sarat nilai spiritual dan tradisi leluhur. Parade tatung menjadi daya tarik utama karena menghadirkan pertunjukan unik yang memadukan unsur budaya, kepercayaan, dan kearifan lokal masyarakat Tionghoa di Singkawang.

Secara nasional, Festival Cap Go Meh Singkawang telah masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata RI, menjadikannya agenda resmi pariwisata nasional yang dipromosikan ke mancanegara. Status ini semakin memperkuat citra Singkawang sebagai destinasi wisata budaya yang wajib dikunjungi.

Dengan dibukanya secara resmi puncak Cap Go Meh 2026 oleh Wakil Ketua MPR RI, diharapkan dampak ekonomi dan pariwisata bagi masyarakat lokal semakin meningkat. Perayaan ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi budaya, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor perhotelan, kuliner, UMKM, hingga jasa transportasi di Kota Singkawang dan sekitarnya.

Puncak Festival Cap Go Meh 2026 pun kembali menegaskan bahwa Singkawang bukan hanya kota seribu kelenteng, tetapi juga simbol kuat keberagaman Indonesia yang hidup dalam harmoni. Dukungan pemerintah pusat dan antusiasme masyarakat menjadi kunci agar tradisi ini terus lestari dan memberi manfaat nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.

IKUTI BERITA KAMI LAINNYA DI GOOGLE NEWS
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Iklan Kami -spot_img

Most Popular